• rss

Paman Doblang :: WS RENDRA

arsip kula|Kamis, 14 November 2013|07.25
fb tweet g+
Paman Doblang! Paman Doblang!
Mereka masukkan kamu ke dalam sel yang gelap
Tanpa lampu tanpa lubang cahaya pengap
Ada hawa tak ada angkasa
Terkucil temanmu beratus-ratus nyamuk semata
Terkunci tak tahu kapan pintu akan terbuka
Kamu tak tahu di mana berada

Paman Doblang! Paman Doblang!
Apa katamu?

Ketika haus aku minum air dari kaleng karatan
Sambil bersila aku mengharungi waktu
lepas dari jam, hari dan bulan
Aku dipeluk oleh wibawa tidak berbentuk
tidak berupa, tidak bernama
Aku istirah di sini
Tenaga ghaib memupuk jiwaku

Paman Doblang! Paman Doblang!
Di setiap jalan mengadang mastodon dan serigala
Kamu terkurung dalam lingkaran
Para pengeran meludahi kamu dari kereta kencana
Kaki kamu dirantai ke batang karang
Kamu dikutuk dan disalahkan
Tanpa pengadilan

Paman Doblang! Paman Doblang!
Bubur di piring timah
didorong dengan kaki ke depanmu
Paman Doblang, apa katamu?

Kesadaran adalah matahari
Kesabaran adalah bumi
Keberanian menjadi cakrawala
Dan perjuangan
adalah perlaksanaan kata-kata

--Rendra
Depok, 22 April 1981


Sumber: Kumpulan Puisi & Sajak Bersama Rendra (kaset album 1998)